Monday, July 10, 2006

Tujuh Ribu Lima Ratus

Masing2 kami menenteng plastik2 blanjaan dari pasar. Kain2 brokat, perhiasan, kue2, cd sampai jambu air yang hanya Rp 3000 per kilogramnya. Puas banget belanja barang2 bagus tapi harga murah meriah di Pasar Baru Bekasi. Rencananya aku dan Mami mau buat kebaya untuk pesta pernikahan sepupuku next month, makanya kami keliling panas2an siang bolong di pasar nyari brokat yang cocok dengan kain batik yang kami punya. Ade beli CD dan anting2 kecil.

Dekat tempat parkir, aku lihat earphone digelar bersama beberapa mini radio dengan harga tertulis di papan 15.000/2pcs. Hmmm... iseng aku berjongkok dan pilih2 earphone merek2 terkenal dengan kemasan yang gak kalah keren dengan aslinya ^_^.... sepasang earphone warna biru dan mini radio pocket aku bayar lima belas ribu. Ternyata saat di test di rumah suaranya bagus juga.... ini sekarang aku lagi denger album terbaru Dewa pake earphone yang kemarin aku beli di emperan hahahhaa..... temen2 pikir aku beli lagi aseli dengan harga mahal (soalnya yang biasa aku pakai kan aseli beli di toko kaset di supermall), saat aku bilang harganya tujuh ribu lima ratus mereka gak percaya....hahhahaa..... setelah aku ceritain baru deh mereka pada minta titip beliin. Wah, kapan aku ke pasar Bekasi lagi ya?? gak janjiiii deh! Aku rasa gak semua barang di emperan itu bener, mungkin aku termasuk yang lucky dapet barang lumayan bagus dengan harga super murah secara kebetulan. hehehehe...

Friday, July 07, 2006

Yellow - Coldplay

An old song that remain me of him

Look at the stars,
Look how they shine for you,
And everything you do,
Yeah, they were all yellow.

I came along,
I wrote a song for you,
And all the things you do,
And it was called "Yellow."

So then I took my turn,
Oh what a thing to have done,
And it was all "Yellow."

Your skin Oh yeah,
your skin and bones,
Turn into something beautiful,
You know, you know I love you so,
You know I love you so.

I swam across,
I jumped across for you,
Oh what a thing to do.

Cos you were all "Yellow,"
I drew a line,
I drew a line for you,
Oh what a thing to do,
And it was all "Yellow."

Your skin,
Oh yeah your skin and bones,
Turn into something beautiful,
And you know for you,
I'd bleed myself dry for you,
I'd bleed myself dry.

It's true, look how they shine for you,
Look how they shine for you,
Look how they shine for,
Look how they shine for you,
Look how they shine for you,
Look how they shine.

Look at the stars,
Look how they shine for you,
And all the things that you do

hitam2 = berduka?

Saat bercermin pagi tadi sebelum berangkat kerja aku sempat bergumam, kenapa pakai hitam2? Siapa yang berduka? Well, gak ada larangan berpakaian serba hitam, toh keren dan elegan juga. Buktinya si boss tinggi tumben2nya memuji aku terlihat keren banget weekend ini (akh ada maunya pasti, mo kasih kerjaan lagi ya bos!)

Tapi ternyata siang ini aku jadi uring2an... mudah sedih dan tersinggung. Layaknya sedang berduka ktika seorang teman mengabarkan keguguran kandungannya kemarin malam, aku jadi mellow... membayangkan pedihnya gagal menjaga si jabang bayi. Gak ngerti deh, kenapa aku yang merasa penuh penyesalan sementara temanku sudah beraktifitas normally. Mungkin pengaruh mo M kali ya jadi mellow geneh. Tadi aja si anak buah cerewet ngeluh terang2an soal kerjaan bikin aku mendidih pengen ngamuk (dalam hati). Weleeeeh! Think i need facation! huahahahahhaa..... nonton bioskop kali ya! Mantengin and ngeces liat Superman kayaknya bisa menghibur pedihku. huaaaa.....jadi mo nangis gak jelas geneh seh '_'

Tuesday, July 04, 2006

Pencuri Siang Bolong

Jumat weekend kemarin harusnya aku nginep di rumah Mami-Papi sampai Sabtu sore pulang ke Jatisari untuk nemenin Mama kondangan di rumah Mbak Hartini (beliau mnikahkan anak pertamanya, Yustin). Tapi baru sampe Plangi mas nelpon untuk mampir ke rumah Mama karna kata mas Mama di rampok. HAh! Kontan aja aku kaget dan buru2 telpon Mama yang saat itu sedang berada di kantor Polisi. Ternyata, kata yang tepat bukan dirampok, tapi kemalingan.
Siang sekitar jam 11, Mama dan Puji di jemput Mas Heru ke rumah mbak Hartini karena di sana sudah banyak sodara2 dari Surabaya. Jam 3 sore-an Mama dapat telpon dari Muji (kknya Puji) bahwa rumah dimasuki maling.
Jam 4 sore Mama sampai rumah, pintu samping sudah rusak begitu juga pintu kamar Mama, sedangkan pagar sudah tak ber-gembok lagi (hilang). Yang di curi 2 tv, tape, isi laci lemari Mama berisi buku2 tabungan, perhiasan dan seluruh parfume koleksi mbak Ita (bersama laci2nya..... aneh!).
Setelah Polisi datang, Mama dan seorang Hansip (Omi) yang menjadi saksi di bawa ke kantor Polisi. Di sana Mama menjawab beberapa pertanyaan seputar barang yang hilang dan kira2 siapa tersangka yang dicurigai. Dengan polos Mama cuman bilang, gak punya orang yang dicurigai apalagi musuh. Yang Mama tekankan justru bagaimana pihak keamanan menanggapi sering terjadinya pencurian di kompleks ini. Iya, pencurian seperti ini sering sekali terjadi, dengan modus yang hampir sama, Jumat saat laki2 sholat, yang dicuri perhiasan dan mereka menggunakan mobil masuk ke garasi. Malah denger2 ada wanita cantik yang dicurigai beberapa warga (mungkin bener juga, secara parfume selaci2nya raib).
Sabtu kemarin banyak tetangga, teman2 Mama dan sodara2 yang datang berkunjung... wah jadi banyak tamu neh. Yang pasti setelah kejadian ini kami jadi lebih waspada apalagi di rumah itu tinggal Mama dan Puji aja. JUga Mama belajar berhati2 meninggalkan surat2 penting di dalam satu laci yang sama. Oya, untung Mama cepet2 blokir ATM yang kebawa maling, karena di laci itu juga ada nomor PINnya. Yang repot seh STNK motor mas ke bawa juga, jadi Papi harus bikin STNK baru dan si Supra diungsikan sementara waktu ke rumah Wisma sampai pagar dan pintu samping di renovasi.
Kami bertiga punya satu cerita kesimpulan dari kejadian ini yang mengarah pada beberapa tersangka yang kebetulan menjadi saksi (mungkin pura2 sebagai alibi)... mungkin next time aku dan Puji mo ngetes si tersangka ini jika dia terpancing, karena pasti masih ngincer motor yang mereka kira masih ada di rumah. hehehheee..... kayak detektif aja neh kita. Abis gak nyangka aja seh, dia yang tersangka ini kan sudah Mama percaya untuk bantu2 di rumah. (>_<)

Oma Ira

Tiga minggu lalu saat makan siang di kantin, aku ngobrol2 dengan seorang teman. Pembicaraan kami cukup menarik tentang seorang wanita tua yang ia bantu, Oma Ira begitu kami menyebut namanya. Sebenarnya sudah beberapa kali cerita ini diulang, tapi aku gak pernah bosan dengan kisah perjuangan wanita.

Suatu kali tanpa sengaja ia berkenalan dengan si Oma di bis umum. Mereka ngobrol dari soal anak, penjarahan pada kerusuhan Mei, perginya anak semata wayang yang calon dokter selama2nya sampai kepada cita2 si Oma yang sebatang kara. Hidup wanita tua ini benar2 tak terduga, dari seorang milioner kaya raya hingga tersisa hanya asa. Kehilangan anak terkasih (karena stress yang berlebihan) tak mengurungkan semangat 45nya untuk bertahan hidup.

Jalan hidup si Oma ternyata membawa contoh dan berkah bagi aku dan temanku. Tak mengenal putus asa. Diusia senjanya ia masih berjuang mandiri. Setelah hidup menggembel kesana kemari tidak jelas, Oma akhirnya mendapat tempat berteduh di sebuah rumah singgah yang dihubungi temanku dari yayasan Gereja Katholik-nya. Oma juga mendapat mesin jahit bekas untuk memulai usaha barunya. Yup, di usia senja dan sebatang kara Oma masih berfikir untuk berusaha dan bekerja. Hanya beberapa bulan di rumah singgah, Oma akhirnya bisa mandiri dengan usaha jahitnya yang sangat minim, ia berhasil menyewa sebuah rumah kontrakan kecil dan memulai cita2 besarnya dari sana.

Saat ini Oma sudah punya 1 anak buah. Hebat! Dan usahanya kian maju. Setidaknya Oma bisa menghidupi dirinya tanpa mengemis sedikitpun. Dengan menjual pakaian anak2 yang ia jahit, Oma mampu bertahan dan terencana dengan matang. Misi utamanya adalah menjual pakaian anak2 saat hari raya nanti. Oma tidak pernah putus asa.

Sebagai generasi muda, harusnya kita bisa mencontoh Oma yang terus giat berusaha dan juga berdoa dalam menjalani hidup mewujudkan cinta2nya. Bravo!

Wednesday, June 28, 2006

kirain aku hamdun ^_^

Lately for a view months ini jadwal 'tamu'ku datang mengejutkan. Kadang cepet dan kadang telat (mungkin efek Premolute yg aku minum sebelum ke Bali awal Maret lalu). Nah 2 bulan terakhir datangnya seminggu lebih awal ,10 Mei dan 1 Juni, jadi prediksi July ini kan maju jadi tanggal 21 / 22 Juni kemarin.

So ceritanya hari Jumat kmarin aku tersadar kok 'tamu' itu gak dateng2. Ingat punya ingat napsu makanku meningkat terutama porsi susu dan makanan pedas. Kerupuk yang biasanya gak pernah lewat dari menu makan siangku malah gak aku korek2. Dan yang bikin aneh, tiap pagi masih ngantuk dan kliengan gak karu2an padahal tidur sudah cukup. Karena keanehan2 itu aku curigak mungkin hamdun att ^_^. Si mas kaget antara bener ato nggaknya karena memang baru telat 1-2 harian aja. Meski begitu sepanjang Jumat malam aku kongkow2 di Plangik ma temen2 kuli'ah dia berulang2 nelpuuuuuuuun mulu nanyain kabar ato makan apa .... hahahhaa kayaknya dah terhipno bahwa istrinya lagi 'isi'.... malah aku disuruh jangan capek dan banyak istirohat (aduuh, kayak gak kenal istrinya gitu loh! sradak sruduk).

Sabtu-Minggu ngabisin libur di rumah mertua pun pola makanku gak karuan...sering lapar dan pusing itu tak kunjung hilang. Pas di ukur tensi pun Mama pikir mungkin pusing karena yang "lain" kalii....aku cuman senyum lalu pura2 main dengan ponakan2 lucu, gak berani ceritain terlambatnya si 'tamu'. Tapi aku juga gak berani girang dulu, saat Misa Minggu pagi itu aku berlutut ngobrol dengan Bunda Maria and Her Son, kalo bener positif please kasih aku kesehatan dan kekuatan ngejalaninnya 9 bulan (with no husband beside me gituloh ^_^ )..... tapi kalo negatif, beri aku dan suamiku sukacita sampai tiba 2007 kami usaha lagi di Manado (asiiiiiiik....langsung ngebayangin liburan di pantai *_~). Jadi dengan lebih berhati2 dalam beraktifitas aku (dan juga masGku) percayak apapun hasilnya kita aminin aja. Tuhan pasti punya rencana yang indah untuk kita berdua.

Hari Selasa pagi maren agak H2C (harap2 cemas) karena kemarin final waiting si 'tamu'. Masih kekeh gak mo test pack (temen2 kuliah masih maksa di YM ) biar aja alami.... eh gak taunya pas mandi malam aku 'dapet'..... gak ada kecewa kayak tahun2 lalu... malah ketawa2 ngebahasnya ma mas soale aku dah mulai ngayal mungkin 'isi'nya perempuan soale aku makin genit ma dia dan ngusap2 perut mulu setiap kali liat kiper Spanyol....hahahhaa..... sambil nonton Ronaldo ngegol di gawang Ghana, kami mengamini bahwa anugrah yang terindah saat ini adalah cinta dan setia yang Tuhan beri untuk kita berdua....anak itu buah cinta, bonus perkawinan kita. Saat ini Tuhan masih beri kami kesempatan tuk nikmati masa2 bermesraan ber-2. Cairan hangat mengalir di pipi.... Tapi buru2 aku seneng lagi, karena Agustus nanti rencana ke pantai ber-2 bisa di atur lagi dan yang menyenangkan, bulan depan bisa cet rambut merah bo!!!!!!!! *_~


ps: bener loh, begitu M sakit kepalanya gone! aneh!

Tuesday, June 27, 2006

Abel n Audi

Taxi putih berhenti di depan pintu pagar... wah itu pasti Mas Dhite, Mbak Rin dan 2 ponakan ganteng. Bener aja! Wah sudah besar mereka. Abel sudah makin tinggi dan langsing, berkaca mata mirip Harry Potter, tokoh favorit bu lek Ita. Audi cakep dengan kriwil2 panjangnya, tapi masih terlihat malu2. Begitu Mama menyodorkan hadiah dan coklat masing2 satu batang, baru deh mereka mulai akrab dan ceriwis... hehehehe....
Aku memang jaraaaang sekali bertemu ponakan2 gantengku ini karena mereka tinggal di Semarang. Terakhir Mbak Rin membawa mereka pas liburan Paskah tahun lalu. Wah jadi sudah lebih dari satu tahun gak jumpa. Tapi kali ini aku puas main bersama mereka karena mereka sepertinya sudah gak malu2 lagi. Ngobrol sama Abel juga lucu banget. Audi biar kecil tapi cereweeeet banget, kecuali pas bobo ya.
Senin nanti Mas Dhite akan memboyong mereka ke Soroako, tempatnya bertugas. Wah jadilah 2007 nanti anak2 dan cucu2 Mama jadi orang rantau semua. Aku tau pasti kita semua akan berkumpul lagi bersama.. Terakhir keluarga besar Purnomo ini kumpul komplit waktu aku dan Mas bertunangan Desember 2003. Waktu itu Audi masih di perut Bua (Bunda) dan abel masih malu2 dan cabiiiii banget, trus manggil aku 'Bibi Di' heheheee..... sekarang semua kompak manggil Tante Nana ^_^
Tahun depan kayaknya kita ktemu lagi, mungkin di Manado? atau Soroako? Ndak tau pasti, tapi yang pasti kita akan sering bertemu di dunia maya...walau cuma lewat barisan kata.

Monday, June 26, 2006

seru2an MOHAA

Sudah lamaaaa banget gak main MOHAA rasanya seru begitu siang ini bisa ikutan numpang main di compi Nita. Sampe terbahak2 bisa nembak lawan, terutama karena aku break the rules...aturan pakai pistol dan granat aja, aku malah pake basoka hahahhaa.... jadilah aku bertengger di urutan 3 besar terus hahahahhaa....curang! tapi have lots of fun today ^_^

Friday, June 23, 2006

Reuni Despro

Akhirnya setelah sekian lama rumpi2an di YM, hari ini aku, Bam2, Cungkring, Puti dan Reno serta di + Intan (anak Ekonomi yg dah kayak anak Design aja krn sering nongkrong ma kita2) sepakat tuk kumpul and rumpi2 lagi. Meeting point jatuh pada Plaza Semanggi (again) karena kita datang dari berbagai arah dan garis tengahnya tepat di Plangi hahahaa.
Kebetulan si Cungkring persiapan mo nikah cihuuuy! Niatnya seh pada mo dengerin cerita2 gokil dari yang mo nikah dan yang abis balik honeymoon dari Bali itu, tapi kok pas ktemu di Loco Moco bawa si 'ayah' seh? yaaaaah...akhirnya sampe seluruh menu ludes dan ktemuannya bubar kita malah ngobrol ngalor ngidul karena gak bisa bebas rumpian deh...payah neh!
Tapi seneng aja ktemu temen2 kuliah ini... masih mereka yang dulu dengan sedikit perubahan bentuk tubuh hahahhaaa....(sama kok aku makin genduut), masih ceriwis, kritis dan peduli. Di akhir acara seperti biasa Reno di jemput Chali. Oya kita ktemu temen Grafis, Isti di depan resto...wah heboh banget dia takjub liat kita berame2 masih kongkow bareng.
Suasana makin ramai tapi kami harus bubar... Reno dan chali ditunggu Cikal di rumah. Bam2 dan Lay juga ditunggu Aliya di rumah... Aku di tunggu Mama hahaha...besok pagi ponakan2ku dari Semarang datang.
Nebeng Lay n Bam2 sampe Cawang, aku dan Intan lanjut ke Bekasi... kompleks rumah kita berdekatan...lumayan ada temen pulang bareng di tengah macet berkepanjangan... hehehehe...

Monday, June 19, 2006

Arisan PSL di rumah Mama

Hari sepertinya masih terlalu pagi untuk segera beranjak dari tempat tidur, apalagi hari ini libur dan sudah niat absen misa karena ada arisan PSL di rumah. Suara mbak Hartini dan Mama sudah mulai sibuk terdengar tapi sekali lagi kutarik selimut rapat2 dan mematikan AC yang sudah terlalu dingin. Mmmhmmm... 5 menit lagi, pikirku....sambil memeluk bantal...zzzzzzz...... Dan begitu sinar mentari mulai menembus celah2 gorden barulah ku buka mataku lebar2, mengecek Hp dan segera loncat dari tempat tidur menyongsong hari baru.

Setelah ritual bersih2 mandi ala koboi aku terjun dalam kesibukan dapur... merapikan perlengkapan makan, membantu menata makanan, membersihakan rumah dan mengatur tikar dan kursi. Sedang repot2nya, tiba2 ada petugas penyemprotan yang datang mengasap...wah kontan saja kami buru2 menyelamatkan makanan ke kamar belakang.

Baru saja aku berniat untuk mandi ketika beberapa saudara dari Bandung datang..wah tuan rumah belum ada yang mandi neh hehehehe... cepat2 kami bergantian mandi dan berpakaian siap menerima tamu2 yang lain.

Satu per satu kakak, mas, mbak, pak de, bu de, om, tante dan ponakan2 serta beberapa 'calon' datang... seketika rumah Mama penuh. Kami berkumpul mendengarkan sambutan, penjelasan dan berdoa bersama. Oya, saat session kata sambutan dari tuan rumah, Mama bicara ditengah kami semua dengan 'cara' beliau yang terharu2 gitu deh...hehehe... Mama seneng bangeeet banyak saudara2 yang hadir, apalagi yang jauh2 dari Bandung.

Acara yang paling seru seh pas makan2 hahahahaa.... Rawon masakan mbak Hartini ludes-des. Aku yang biasanya gak makan nasi pun langsung menyendok sedikit demi Rawon hahahahaha....udah gitu pake acara nambah menu ke-2, pecel dan mi goreng hehehehee.... Selesai makan, ramah tamah diselingi desert, ice cream.... mmmm yammy... udara panas membuat setumpuk ice cream 'laku' direbut tua dan muda hahahahhaa... senangnya!......oya, untung ada mbak sapa tadi ya? (lupa) yang ngebantu kita cuci piring...huuuuiiih kalo gak ada dia, mungkin aku gak bisa ikutan anak2 muda ke mall hahahaa.... iya, tadi selesai ngabisin desert, anak2 muda yang dipimpin Rona dan Nanda ngegiring kita ke mal (mmm sebenarnya seh gak termasuk aku kaleee). Karena berasa masih muda aja (hahahahaa ngaku2) aku ikutan mereka deh. Konfoi 2 mobil yang penuh sesak kami menuju Mal Metropolitan Bekasi. Sampai di mal, aku pikir mereka cuma mau liat2 (hahaha...gak banget)...gak taunya Rona, Nanda dan Yuswan niat nyari coffe shop untuk tempat nongkrong bersama membicarakan rencana muda/i ini bikin acara Outbon. Oooalaaa aku pikir mo ngapain tadi ehhehehe.... Karena gak terlalu mo ikut ngatur2 aku malah ngluarin camera dan mulai nyalurin hobby poto2 selama Ronna menerangkan visi dan misi PSL muda ini. Sip! Mereka2 inilah yang someday akan jadi pengganti orang tua mereka mengkoordinator, mengumpulkan dan menjalin persaudaraan dalam Paguyuban Surya Lesatari di akan datang kelak.

Segelas jus orange dan sepotong donat kecil mengiringi diskusi dan foto2 hahahahaa. .... oya, saat melihat hasil jpretan, aku baru sadar ternyata mereka semua level ponakan...huaaa....pantes aja pada manggil aku tante walau ada beberapa yang 'cuek' manggil mbak karena umur kita paling terpaut 2-3 tahun. Widya yang sudah menikah pun dengan hormat memanggil aku tante...huaaaaa... ! Eyang2 Oma-Opa mereka memang kakak2 Mama, makanya aku manggil orang tua mereka dengan panggilan mbak, mas atau kakak, jadilah aku dan suamiku akhirnya terbiasa dipanggil tante dan om (yang funky tentunya hahahaha, buktinya kita saling bertukar email adress untuk saling add di Friendster hehehehee).

Arisan selesai meninggalkan rumah yang berantakan dan setumpuk lagi piring dan gelas kotor. Untung untuk urusan bersih2 di dapur sudah ada tante Lin yang menangani, jadi aku kebagian merapihkan rumah dibantu mas2 yang masih tinggal. Wah ternyata arisan sungguh melelahkan, khususnya kalau gak ada pembantu..huhuhuhu....

Anyway, tumben banget deh malam ini aku penasaran kapan lagi ya arisan berikutnya??? Hehehehe...

Related Posts with Thumbnails
Related Posts with Thumbnails