Dekat tempat parkir, aku lihat earphone digelar bersama beberapa mini radio dengan harga tertulis di papan 15.000/2pcs. Hmmm... iseng aku berjongkok dan pilih2 earphone merek2 terkenal dengan kemasan yang gak kalah keren dengan aslinya ^_^.... sepasang earphone warna biru dan mini radio pocket aku bayar lima belas ribu. Ternyata saat di test di rumah suaranya bagus juga.... ini sekarang aku lagi denger album terbaru Dewa pake earphone yang kemarin aku beli di emperan hahahhaa..... temen2 pikir aku beli lagi aseli dengan harga mahal (soalnya yang biasa aku pakai kan aseli beli di toko kaset di supermall), saat aku bilang harganya tujuh ribu lima ratus mereka gak percaya....hahhahaa..... setelah aku ceritain baru deh mereka pada minta titip beliin. Wah, kapan aku ke pasar Bekasi lagi ya?? gak janjiiii deh! Aku rasa gak semua barang di emperan itu bener, mungkin aku termasuk yang lucky dapet barang lumayan bagus dengan harga super murah secara kebetulan. hehehehe...
Monday, July 10, 2006
Tujuh Ribu Lima Ratus
Dekat tempat parkir, aku lihat earphone digelar bersama beberapa mini radio dengan harga tertulis di papan 15.000/2pcs. Hmmm... iseng aku berjongkok dan pilih2 earphone merek2 terkenal dengan kemasan yang gak kalah keren dengan aslinya ^_^.... sepasang earphone warna biru dan mini radio pocket aku bayar lima belas ribu. Ternyata saat di test di rumah suaranya bagus juga.... ini sekarang aku lagi denger album terbaru Dewa pake earphone yang kemarin aku beli di emperan hahahhaa..... temen2 pikir aku beli lagi aseli dengan harga mahal (soalnya yang biasa aku pakai kan aseli beli di toko kaset di supermall), saat aku bilang harganya tujuh ribu lima ratus mereka gak percaya....hahhahaa..... setelah aku ceritain baru deh mereka pada minta titip beliin. Wah, kapan aku ke pasar Bekasi lagi ya?? gak janjiiii deh! Aku rasa gak semua barang di emperan itu bener, mungkin aku termasuk yang lucky dapet barang lumayan bagus dengan harga super murah secara kebetulan. hehehehe...
Friday, July 07, 2006
Yellow - Coldplay
Look at the stars,
Look how they shine for you,
And everything you do,
Yeah, they were all yellow.
I came along,
I wrote a song for you,
And all the things you do,
And it was called "Yellow."
So then I took my turn,
Oh what a thing to have done,
And it was all "Yellow."
Your skin Oh yeah,
your skin and bones,
Turn into something beautiful,
You know, you know I love you so,
You know I love you so.
I swam across,
I jumped across for you,
Oh what a thing to do.
Cos you were all "Yellow,"
I drew a line,
I drew a line for you,
Oh what a thing to do,
And it was all "Yellow."
Your skin,
Oh yeah your skin and bones,
Turn into something beautiful,
And you know for you,
I'd bleed myself dry for you,
I'd bleed myself dry.
It's true, look how they shine for you,
Look how they shine for you,
Look how they shine for,
Look how they shine for you,
Look how they shine for you,
Look how they shine.
Look at the stars,
Look how they shine for you,
And all the things that you do
hitam2 = berduka?
Tapi ternyata siang ini aku jadi uring2an... mudah sedih dan tersinggung. Layaknya sedang berduka ktika seorang teman mengabarkan keguguran kandungannya kemarin malam, aku jadi mellow... membayangkan pedihnya gagal menjaga si jabang bayi. Gak ngerti deh, kenapa aku yang merasa penuh penyesalan sementara temanku sudah beraktifitas normally. Mungkin pengaruh mo M kali ya jadi mellow geneh. Tadi aja si anak buah cerewet ngeluh terang2an soal kerjaan bikin aku mendidih pengen ngamuk (dalam hati). Weleeeeh! Think i need facation! huahahahahhaa..... nonton bioskop kali ya! Mantengin and ngeces liat Superman kayaknya bisa menghibur pedihku. huaaaa.....jadi mo nangis gak jelas geneh seh '_'
Tuesday, July 04, 2006
Pencuri Siang Bolong
Oma Ira
Suatu kali tanpa sengaja ia berkenalan dengan si Oma di bis umum. Mereka ngobrol dari soal anak, penjarahan pada kerusuhan Mei, perginya anak semata wayang yang calon dokter selama2nya sampai kepada cita2 si Oma yang sebatang kara. Hidup wanita tua ini benar2 tak terduga, dari seorang milioner kaya raya hingga tersisa hanya asa. Kehilangan anak terkasih (karena stress yang berlebihan) tak mengurungkan semangat 45nya untuk bertahan hidup.
Jalan hidup si Oma ternyata membawa contoh dan berkah bagi aku dan temanku. Tak mengenal putus asa. Diusia senjanya ia masih berjuang mandiri. Setelah hidup menggembel kesana kemari tidak jelas, Oma akhirnya mendapat tempat berteduh di sebuah rumah singgah yang dihubungi temanku dari yayasan Gereja Katholik-nya. Oma juga mendapat mesin jahit bekas untuk memulai usaha barunya. Yup, di usia senja dan sebatang kara Oma masih berfikir untuk berusaha dan bekerja. Hanya beberapa bulan di rumah singgah, Oma akhirnya bisa mandiri dengan usaha jahitnya yang sangat minim, ia berhasil menyewa sebuah rumah kontrakan kecil dan memulai cita2 besarnya dari sana.
Saat ini Oma sudah punya 1 anak buah. Hebat! Dan usahanya kian maju. Setidaknya Oma bisa menghidupi dirinya tanpa mengemis sedikitpun. Dengan menjual pakaian anak2 yang ia jahit, Oma mampu bertahan dan terencana dengan matang. Misi utamanya adalah menjual pakaian anak2 saat hari raya nanti. Oma tidak pernah putus asa.
Sebagai generasi muda, harusnya kita bisa mencontoh Oma yang terus giat berusaha dan juga berdoa dalam menjalani hidup mewujudkan cinta2nya. Bravo!
Wednesday, June 28, 2006
kirain aku hamdun ^_^
So ceritanya hari Jumat kmarin aku tersadar kok 'tamu' itu gak dateng2. Ingat punya ingat napsu makanku meningkat terutama porsi susu dan makanan pedas. Kerupuk yang biasanya gak pernah lewat dari menu makan siangku malah gak aku korek2. Dan yang bikin aneh, tiap pagi masih ngantuk dan kliengan gak karu2an padahal tidur sudah cukup. Karena keanehan2 itu aku curigak mungkin hamdun att ^_^. Si mas kaget antara bener ato nggaknya karena memang baru telat 1-2 harian aja. Meski begitu sepanjang Jumat malam aku kongkow2 di Plangik ma temen2 kuli'ah dia berulang2 nelpuuuuuuuun mulu nanyain kabar ato makan apa .... hahahhaa kayaknya dah terhipno bahwa istrinya lagi 'isi'.... malah aku disuruh jangan capek dan banyak istirohat (aduuh, kayak gak kenal istrinya gitu loh! sradak sruduk).
Sabtu-Minggu ngabisin libur di rumah mertua pun pola makanku gak karuan...sering lapar dan pusing itu tak kunjung hilang. Pas di ukur tensi pun Mama pikir mungkin pusing karena yang "lain" kalii....aku cuman senyum lalu pura2 main dengan ponakan2 lucu, gak berani ceritain terlambatnya si 'tamu'. Tapi aku juga gak berani girang dulu, saat Misa Minggu pagi itu aku berlutut ngobrol dengan Bunda Maria and Her Son, kalo bener positif please kasih aku kesehatan dan kekuatan ngejalaninnya 9 bulan (with no husband beside me gituloh ^_^ )..... tapi kalo negatif, beri aku dan suamiku sukacita sampai tiba 2007 kami usaha lagi di Manado (asiiiiiiik....langsung ngebayangin liburan di pantai *_~). Jadi dengan lebih berhati2 dalam beraktifitas aku (dan juga masGku) percayak apapun hasilnya kita aminin aja. Tuhan pasti punya rencana yang indah untuk kita berdua.
Hari Selasa pagi maren agak H2C (harap2 cemas) karena kemarin final waiting si 'tamu'. Masih kekeh gak mo test pack (temen2 kuliah masih maksa di YM ) biar aja alami.... eh gak taunya pas mandi malam aku 'dapet'..... gak ada kecewa kayak tahun2 lalu... malah ketawa2 ngebahasnya ma mas soale aku dah mulai ngayal mungkin 'isi'nya perempuan soale aku makin genit ma dia dan ngusap2 perut mulu setiap kali liat kiper Spanyol....hahahhaa..... sambil nonton Ronaldo ngegol di gawang Ghana, kami mengamini bahwa anugrah yang terindah saat ini adalah cinta dan setia yang Tuhan beri untuk kita berdua....anak itu buah cinta, bonus perkawinan kita. Saat ini Tuhan masih beri kami kesempatan tuk nikmati masa2 bermesraan ber-2. Cairan hangat mengalir di pipi.... Tapi buru2 aku seneng lagi, karena Agustus nanti rencana ke pantai ber-2 bisa di atur lagi dan yang menyenangkan, bulan depan bisa cet rambut merah bo!!!!!!!! *_~
ps: bener loh, begitu M sakit kepalanya gone! aneh!
Tuesday, June 27, 2006
Abel n Audi

Monday, June 26, 2006
seru2an MOHAA
Friday, June 23, 2006
Reuni Despro
Akhirnya setelah sekian lama rumpi2an di YM, hari ini aku, Bam2, Cungkring, Puti dan Reno serta di + Intan (anak Ekonomi yg dah kayak anak Design aja krn sering nongkrong ma kita2) sepakat tuk kumpul and rumpi2 lagi. Meeting point jatuh pada Plaza Semanggi (again) karena kita datang dari berbagai arah dan garis tengahnya tepat di Plangi hahahaa. Monday, June 19, 2006
Arisan PSL di rumah Mama
Hari sepertinya masih terlalu pagi untuk segera beranjak dari tempat tidur, apalagi hari ini libur dan sudah niat absen misa karena ada arisan PSL di rumah. Suara mbak Hartini dan Mama sudah mulai sibuk terdengar tapi sekali lagi kutarik selimut rapat2 dan mematikan AC yang sudah terlalu dingin. Mmmhmmm... 5 menit lagi, pikirku....sambil memeluk bantal...zzzzzzz...... Dan begitu sinar mentari mulai menembus celah2 gorden barulah ku buka mataku lebar2, mengecek Hp dan segera loncat dari tempat tidur menyongsong hari baru.
Setelah ritual bersih2 mandi ala koboi aku terjun dalam kesibukan dapur... merapikan perlengkapan makan, membantu menata makanan, membersihakan rumah dan mengatur tikar dan kursi. Sedang repot2nya, tiba2 ada petugas penyemprotan yang datang mengasap...wah kontan saja kami buru2 menyelamatkan makanan ke kamar belakang.
Baru saja aku berniat untuk mandi ketika beberapa saudara dari Bandung datang..wah tuan rumah belum ada yang mandi neh hehehehe... cepat2 kami bergantian mandi dan berpakaian siap menerima tamu2 yang lain.
Satu per satu kakak, mas, mbak, pak de, bu de, om, tante dan ponakan2 serta beberapa 'calon' datang... seketika rumah Mama penuh. Kami berkumpul mendengarkan sambutan, penjelasan dan berdoa bersama. Oya, saat session kata sambutan dari tuan rumah, Mama bicara ditengah kami semua dengan 'cara' beliau yang terharu2 gitu deh...hehehe... Mama seneng bangeeet banyak saudara2 yang hadir, apalagi yang jauh2 dari Bandung.
Acara yang paling seru seh pas makan2 hahahahaa.... Rawon masakan mbak Hartini ludes-des. Aku yang biasanya gak makan nasi pun langsung menyendok sedikit demi Rawon hahahahaha....udah gitu pake acara nambah menu ke-2, pecel dan mi goreng hehehehee.... Selesai makan, ramah tamah diselingi desert, ice cream.... mmmm yammy... udara panas membuat setumpuk ice cream 'laku' direbut tua dan muda hahahahhaa... senangnya!......oya, untung ada mbak sapa tadi ya? (lupa) yang ngebantu kita cuci piring...huuuuiiih kalo gak ada dia, mungkin aku gak bisa ikutan anak2 muda ke mall hahahaa.... iya, tadi selesai ngabisin desert, anak2 muda yang dipimpin Rona dan Nanda ngegiring kita ke mal (mmm sebenarnya seh gak termasuk aku kaleee). Karena berasa masih muda aja (hahahahaa ngaku2) aku ikutan mereka deh. Konfoi 2 mobil yang penuh sesak kami menuju Mal Metropolitan Bekasi. Sampai di mal, aku pikir mereka cuma mau liat2 (hahaha...gak banget)...gak taunya Rona, Nanda dan Yuswan niat nyari coffe shop untuk tempat nongkrong bersama membicarakan rencana muda/i ini bikin acara Outbon. Oooalaaa aku pikir mo ngapain tadi ehhehehe.... Karena gak terlalu mo ikut ngatur2 aku malah ngluarin camera dan mulai nyalurin hobby poto2 selama Ronna menerangkan visi dan misi PSL muda ini. Sip! Mereka2 inilah yang someday akan jadi pengganti orang tua mereka mengkoordinator, mengumpulkan dan menjalin persaudaraan dalam Paguyuban Surya Lesatari di akan datang kelak.
Segelas jus orange dan sepotong donat kecil mengiringi diskusi dan foto2 hahahahaa. .... oya, saat melihat hasil jpretan, aku baru sadar ternyata mereka semua level ponakan...huaaa....pantes aja pada manggil aku tante walau ada beberapa yang 'cuek' manggil mbak karena umur kita paling terpaut 2-3 tahun. Widya yang sudah menikah pun dengan hormat memanggil aku tante...huaaaaa... ! Eyang2 Oma-Opa mereka memang kakak2 Mama, makanya aku manggil orang tua mereka dengan panggilan mbak, mas atau kakak, jadilah aku dan suamiku akhirnya terbiasa dipanggil tante dan om (yang funky tentunya hahahaha, buktinya kita saling bertukar email adress untuk saling add di Friendster hehehehee).
Arisan selesai meninggalkan rumah yang berantakan dan setumpuk lagi piring dan gelas kotor. Untung untuk urusan bersih2 di dapur sudah ada tante Lin yang menangani, jadi aku kebagian merapihkan rumah dibantu mas2 yang masih tinggal. Wah ternyata arisan sungguh melelahkan, khususnya kalau gak ada pembantu..huhuhuhu....
Anyway, tumben banget deh malam ini aku penasaran kapan lagi ya arisan berikutnya??? Hehehehe...